FGD Kawasan Ekonomi Khusus Sorong
Di publish pada 29-07-2024 09:53:57
Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekonomi Khusus Sorong
Tahukah kalian bahwa saat ini telah berdiri 22 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.
Salah satunya yaitu, KEK Sorong yang terletak di Provinsi Papua Barat Daya.
Dalam rangka mengembangkan KEK Sorong demi peningkatan ekonomi di Tanah Papua,
Kanwil DJBC Khusus Papua berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK akan menyelenggarakan Focus Group Discussion pada:
Selasa, 13 Agustus 2024
06.30 WIB/08.30 WIT - 11.00 WIB/13.00 WIT
Kolaborasi Nasional Kembangkan KEK Sorong, Kanwil Bea Cukai Khusus Papua Inisiasi Komitmen Bersama
Sorong (13/08) Bertempat di Hotel Rylich Panorama Sorong, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Khusus Papua menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Peluang dan Tantangan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong pada hari Selasa (13/08).
Bagus Nugroho Tamtomo Putro selaku Kepala Kanwil Bea Cukai Khusus Papua menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari upaya Bea Cukai dalam mendukung pengembangan industri di Tanah Papua, khususnya KEK Sorong. “Tujuan FGD ini adalah untuk merumuskan rekomendasi yang komprehensif sehingga KEK Sorong dapat terus berkembang dan sejajar dengan KEK lain yang ada di Indonesia. Salah satunya dengan menyatukan presepsi dan mengakomodasi masukan dari para stakeholder terkait serta melakukan evaluasi secara berkesinambungan,” jelasnya.
Acara diawali dengan sambutan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani, secara daring dan dilanjutkan dengan penyampaian keynote speech oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Jhoni Way.
Dimoderatori oleh Bagus Nugroho, FGD menghadirkan 4 orang figur nasional yang berkompeten di bidangnya yaitu:
- Plt Sekretaris Jendral Dewan Nasional KEK, Dr. Rizal Edwin Manansang
- Direktur Fasilitas Kepabeanan, Padmoyo Tri Wikanto
- Kabiro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya, Eksan Musa’ad, dan
- Kepala Administrator KEK Kendal, Tjertja Karja Adil
Secara berturut-turut, masing-masing narasumber menyampaikan materi terkait:
- Penyelenggaraan dan Pengembangan KEK Sorong
- Dukungan Fasilitas Kepabeanan dalam rangka Menunjang Perkembangan KEK di Indonesia
- Potensi KEK Sorong
- Experience Sharing Pengembangan KEK
Dalam FGD dibahas terkait adanya tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan KEK Sorong, namun peserta tetap optimis bahwa dengan adanya komitmen kuat dari semua pihak, tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi.
"Kita perlu action-plan yang jelas dan quick-win yang dapat segera dirasakan. Selain itu, road-map pengembangan KEK Sorong harus selaras dengan kebijakan pembangunan pusat dan daerah," pungkas Bagus.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses